Selasa, 24 Maret 2015

DEFINISI TOEFL & TOEIC

TOEFL & TOEIC


TOEFL (Test of English as a Foreign Language) merupakan test yang digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan seseorang dalam berbahasa Inggris. Test ini ditujukan bagi orang yang tidak menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa ibu. Umumnya, test ini digunakan sebagai salah satu prasyarat bagi seseorang yang ingin melanjutkan studi atau bekerja di suatu negara yang menggunakan Bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari.

TOEFL merupakan singkatan dari Test Of English as a Foreign Language. TOEFL adalah standardisasi kemampuan bahasa inggris seseorang secara tertulis yang meliputi empat aspek penguasaan: Listening, Writing dan Reading.
TOEFL memiliki dua tujuan umum yaitu: Academic dan General
1. Tujuan akademik TOEFL adalah untuk tujuan pendidikan, penelitian atau yang berhubungan dengan kegiatan akademis di luar negeri, ataupun di Indonesia. Untuk paska sarjana, biasanya nilai minimal adalah 550 sedangkan untuk S1 adalah 500. 
2.Tujuan umum (general) pada umumnya digunakan dalam bidang pekerjaan, kenaikan pangkat atau tugas kerja. Banyak perusahaan yang memasang standar bahasa inggris karyawannya dengan melihat nilai TOEFL. Umumnya, nilai TOEFL minimal adalah 500 untuk kenaikan pangkat standar.

Test of English as a Foreign Language disingkat TOEFL adalah ujian kemampuan berbahasa Inggris (logat Amerika) yang diperlukan untuk mendaftar masuk ke universitas di Amerika Serikat atau negara-negara lain di dunia. Ujian ini sangat diperlukan bagi pendaftar atau pembicara yang bahasa ibunya bukan bahasa Inggris. Ujian TOEFL ini diselenggarakan oleh kantor ETS (Educational Testing Service) di Amerika Serikat untuk semua peserta tes di seluruh dunia.

 Apa itu TOEIC? TOEIC adalah singkatan dari Test of English for International Communication. TOEIC digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris penutur non-bahasa Inggris dalam penggunaan bahasa Inggris sehari-hari di lingkungan kerja internasional.

TOEIC (Test of English for International Communication) adalah tes kemahiran Bahasa Inggris bagi orang-orang yang bahasa aslinya bukan Bahasa Inggris. Skor tes TOEIC menunjukkan seberapa baik orang dapat berkomunikasi dalam Bahasa Inggris dengan orang lain pada lingkungan kerja global. Tes tersebut tidak memerlukan pengetahuan atau kosakata khusus, tes ini hanya mengukur jenis bahasa Inggris yang dipakai dalam aktivitas sehari-hari

TOEIC adalah suatu pilihan untuk menguji kecakapan bahasa inggris bagi orang pribumi. Mengukur bahasa inggris mereka pengertian, pidato, menulis dan keterampilan membaca didalam  suatu lingkungan internasional tentunya menggunakan bahasa inggris.
Sumber : http://www.wattpad.com/105920-apakah-toeic-itu

Kesimpulan :
TOEFL dan TOEIC merupakan test yang digunakan untuk mengetahui kemampuan atau kemahiran seseorang dalam berbahasa Inggris. Perbedaan adalah TOEFL merupakan test yang lebih memfokuskan kepada struktur dan grammar dan menurut saya itu sangat sulit. Untuk TOEIC testnya lebih mudah dan sederhana karna menggunakan kalimat dan vocabularies yang dipakai sehari-hari.


Selasa, 30 Desember 2014

Tugas Proposal tentang Masalah Sosial


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Manusia bergantung  pada keadaan lingkungan disekitarnya yaitu berupa sumber daya alam yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari. Sumber daya alam yang utama bagi manusia adalah tanah, air, dan udara. Lingkungan yang sehat akan terwujud apabila manusia dan lingkungannya dalam kondisi yang baik. Lingkungan hidup dimasa sekarang  perlu ditangani dikarenakan adanya beberapa faktor yang mempengaruhinya, salah satunya yaitu adanya masalah-masalah mengenai keadaan lingkungan hidup seperti kemerosotan yang terjadi di berbagai daerah. Secara garis besar komponen lingkungan dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok biotik (flora darat dan air, fauna darat dan air), kelompok abiotik ( sawah, air dan udara) dan kelompok kultur (ekonomi, sosial, budaya serta kesehatan masyarakat).

B.     Rumusan Masalah
1.      Bagaimana Perilaku Manusia dan Pengaruhnya bagi Lingkungan?
2.      Apa saja Berbagai Gejala Alam dan Cara Penanggulangannya?

C.    Tujuan

Adapun tujuan yang dari penulisan makalah ini yaitu dapat mengetahui masalah-masalah yang terjadi pada lingkungan hidup serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

Minggu, 16 November 2014

RANGKUMAN BAHASA INDONESIA #2

RANGKUMAN UNSUR-UNSUR BAHASA INDONESIA

Pada dasarnya, bahasa memiliki fungsi-fungsi tertentu yang digunakan berdasarkan kebutuhan seseorang, yakni sebagai alat untuk mengekspresikan diri, sebagai alat untuk berkomunikasi, sebagai alat untuk mengadakan integrasi dan beradaptasi sosial dalam lingkungan atau situasi tertentu, dan sebagai alat untuk melakukan kontrol sosial. Begitu pentingnya bahasa, terutama bahasa bangsa kita sendiri bahasa Indonesia. Sehingga secara tidak langsung mau tidak mau kita harus memperdalam dan mempelajari unsur bahasa agar dapat melakukan komunikasi dengan berbahasa Indonesia dengan baik dan benar secara lisan maupun tulisan. 

1.      FUNGSI DAN KEDUDUKAN BAHASA
Fungsi Bahasa ada dua yaitu secara umum dan seara khusus. Secara umum fungsi Bahasa adalah sebagai alat komunikasi atau sarana untuk menyampaikan informasi, sedangkan secara khusus selain Bahasa digunakan sebagai sarana komunikasi.

2.      RAGAM BAHASA
Ragam bahasa adalah variasi bahasa menurut pemakaian yang berbeda-beda menurut topic yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara.

3.      EJAAN
Ejaan adalah penggambaran bunyi Bahasa (kata, kalimat) dengan kaidah tulisan (huruf) yang distandarisasikan. Ejaan biasanya memiliki tiga aspek yaitu; aspek fonologis yang menyangkut penggambaran satuan-satuan morfemis, aspek sintaksis yang menyangkut penanda ujaran berupa tanda baca.

4.      DIKSI
Diksi atau pilihan kata adalah pemilihan kata-kata yang sesuai dengan apa yang kitaungkapkan. Diksi mencangkup pengertian kata-kata mana yang harus dipakai untuk mencapai suatu gagasan, bagaimana membentuk pengelompokan kata-kata yang tepat atau menggunakan ungkapan-ungkapan dan gaya mana yang paling baik digunakan dalam situasi.

5.      KALIMAT EFEKTIF
Kalimat efektif memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang terdapat pada pikirkan penulis atau pembaca agar kalimat yang ditulis dapat memberikan informasi kepada pembaca secara tepat sesuai yang diharapkan oleh penulis perlu diperhatikan beberapa hal yang merupakan ciri-ciri kalimat efektif yaitu; kesepadanan dan kesesuaian (terdapat unsur-unsur subjek, predikat, objek, keterangan dan pelengkap), kesejajaran, penekanan dalam kalimat, kehematan dan kevariasian.

6.      ALINEA
Alinea atau paragraph adalah bagian bab dalam suatu karangan (biasanya mengandung satu ide pokok dan penulisannya dimulai dengan garis baru). Pada umumnya alinea terdiri lebih dari satu kalimat atau dapat dikatakan bahwa alinea dipilih menjadi kalimat topik, kalimat pengembangan, kalimat penutup, serta kalimat penghubung. Berdasarkan fungsinya  serta dari struktur alinea, kalimat yang membangun alinea pada umumnya diklarifikasikan atas dua macam yaitu; kalimat utama yang biasanya terletak di awal, tengah, maupun akhir paragraph.

7.      PERENCANAAN KARANGAN
Dalam perencanaan penulisan Karangan ada beberapa hal yang harus di perhatikan untuk menghasilkan karangan yang baik harus melalui beberapa tahapan, yaitu tahapan persiapan, tahap pengembangan dan tahapan revisi.

8.      KERANGKA KARANGAN
Kerangka karangan merupakan rencana penulisan yang memuat garis-garis besar dari suatu karangan yang digarap dan merupakan rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis, logis, jelas terstruktur dan teratur atau dapat juga dapat di definisikan sebagai satu metode dalam pembuatan karangan yang mana topiknya dipecah kedalam sub-sub topic dan mungkin di pecah lagi kedalam sub-sub topik yang lebih terperinci

9.      KUTIPAN
Kutipan adalah sebuah kalimat gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber, yang bisa diambil dari kamus, ensiklopedia, artikel, laporan, buku, majalah, internet dan berbagai media lainnya. Tujuannya adalah untuk menegaskan isi uraian atau pengokohan argumentasi dalam sebuah karangan. Daftar pustaka Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah daftar yang mencatumkan nama pengarang, tahun, judul buku, kota, penerbit yang ditempatkan pada bagian akhir suatu karangan atau buku dan disusun berdasarkan abjad.

MITOS ATAU FAKTA



MANDI DI MALAM HARI PENYEBAB PENYAKIT REMATIK.

MITOS ATAU FAKTA?


Banyak masyarakat yang masih percaya kebiasaan mandi malam dapat menyebabkan nyeri di persendian yang kemudian dapat dianggap sebagai rematik. Padahal hal tersebut tidak berhubungan sama sekali
.

Rematik adalah penyakit yang memiliki 100 jenis dengan gejala yang mirip satu sama lain. Penyakit ini menyerang sendi dan struktur jaringan penunjang di sekitar sendi sehingga dapat menimbulkan rasa nyeri. Asam urat dan autoimun adalah dua di antara banyak faktor yang menimbulkan rematik.


Penyakit ini telah dialami sejak masa prasejarah, ilmuwan bahkan memprediksi kejadian rematik pertama pernah dialami dinosaurus. Tidak hanya lansia, hingga kini penyakit rematik justru menyerang banyak penduduk usia produktif.


“Itu kan soal persepsi ya. Saat kita tidak nyaman dengan dingin, ini dapat menimbulkan rasa nyeri. Pada setiap orang, respon syaraf terhadap dingin berbeda-beda. Tapi ini hanya persepsi saja, tak ada hubungannya dengan rematik,” tutur Prof. Dr. dr. Handono Kalim, SpPD-KR, Ketua Perhimpunan Reumatologi Indonesia (IRA), di Jakarta, Jumat, 24 Oktober (24/10/2014).


Jadi menurut saya, sebuah mitos akan menjadi sebuah kenyataan yang dialami diri sendiri apabila sugesti kita terhadap mitos tersebut terlalu berlebihan. Karna faktanya bahwa mandi dimalam hari tidak berpengaruh terhadap penyakit rematik.



REFERENSI :

http://lifestyle.okezone.com/read/2014/10/25/481/1056757/mandi-malam-bikin-rematik-cuma-mitos

Minggu, 15 Juni 2014

MEREK KOLEKTIF



MEREK KOLEKTIF

PENGERTIAN MEREK KOLEKTIF

Merek Kolektif (1) adalah merek yang digunakan pada barang atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang atau jasa Sejenis lainnya. (Pasal 1 Angka 4 UU Nomor 19 Tahun 1992 Tentang Merek). Merek Kolektif (2) adalah Merek yang digunakan pada barang dan/atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang dan/atau jasa sejenis lainnya. (Pasal 1 Angka 1 UU Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek).

UNDANG-UNDANG YANG MENGATURNYA

Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 tentang Merek (yang selanjutnya disebut UU Merek).
Menurut Pasal 1 nomor 1 dalam UU Merek, “Merek adalah tanda yang berupa gambar, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna, atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa” .
Merek ini sendiri dapat dikenakan pada barang dan/atau jasa. Hal ini dapat dilihat dalam UU tentang Merek dalam Pasal 1 nomor 2 dan nomor 3, yaitu
Menurut Pasal 1 Nomor 2 dalam UU Merek, “Merek Dagang adalah Merek yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya”.
Menurut Pasal 1 Nomor 3 dalam UU Merek, “Merek Jasa adalah Merek yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis lainnya”.
Menurut Pasal 1 nomor 4 dalam UU Merek, “Merek Kolektif adalah Merek yang digunakan pada barang dan/atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang dan/atau jasa sejenis lainnya”.

FUNGSI MEREK
• Tanda Pengenal ukt membedakan hasil produksi yg dihasilkan seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum dgn produksi orang lain atau badan hukum lainnya.
• Menunjukkan asal barang/jasa dihasilkan.
• Sebagai alat promosi, sehingga mempromosikan hasil produksinya cukup dgn menyebutkan mereknya.
• Sebagai jaminan atas mutu barang