Sabtu, 20 Oktober 2012

Ruang Lingkup Bisnis


BAB 1


1.1 Pengertian bisnis
bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.


Produksi
Produksi adalah segala kegiatan yang menambah nilai guna suatu barang untuk kebutuhan manusia. Produksi di kategorikan menjadi tiga macam yaitu : produksi primer, sekunder dan tersier.
1.  Produksi Primer
Adalah kegiatan / proses menghasilkan bahan – bahan baku atau bahan mentah dengan cara mengambilnya langsung dari alam. Di bidang pertambangan manusia mengambil biji besi, timah tembaga, emas, perak, aluminium, dan mineral – mineral lain untuk dijadikan bahan baku industri. Di indonesia banyak sekali perusahaan – perusahaan pertambangan. Contohnya tambang timah yang ada di Bangka dan Belitung, tambang tembaga yang ada di tembagapura, tambang emas dan batubara yang ada di kalimantan dan masih banyak lagi pertambangan yang lain. Para nelayan mengambil ikan langsung dari laut atau manusia mengambil ikan yang ada di sungai dan danau. Ada yang mengambil langsung hasil hutan misal kayu, buah – buahan, sagu, kelapa, dan bahan makanan lain tanpa harus menanam dulu.
2.  Produksi Sekunder
Produksi sekunder adalah kegiatan yang dilakukan untuk memproses bahan mentah / bahan baku menjadi bahan setengah jadi.Misalnya biji besi diolah menjadi profil – profil besi atau menjadi lembaran – lembaran baja. Benang diolah menjadi kain. Selain itu produksi sekunder juga mencakup produksi perakitan. Misalnya di Batam ada industri perakitan alat – alat elektronika, seperti handphone dirakit dari komponen – komponen setengah jadi yaitu LCD, board, casing, baterai, charge, dll. Negara – negara yang sudah maju banyak sekali industri – industri sekunder, karena tidak mempunyai kekayaan alam seperti di negara indonesia. Mereka mengimpor bahan – bahan baku dari negara lain.
3.  Produksi Tersier
Produksi tersier adalah pendukung atau penunjang produksi primer dan sekunder dalam aktivitasnya. Misalnya perusahaan transportasi mengangkut barang – barang yang dihasilkan produksi sekunder untuk disalurkan ke cabang – .cabang di seluruh wilayah indonesia bahkan untuk diekspor. Pedagang – pedagang besar atau agen – agen yang mempunyai peran mendistribusikan barang ke pengecer dan juga sampai ke pemakai akhir yaitu konsumen. Contoh lain produksi tersier yaitu telekomunikasi, real estate, perbankan, asuransi, keuangan, hotel dan restoran. Dan juga termasuk tenaga – tenaga ahli yang profesional seperti guru, dokter, bidan, pengacara, seniman, adalah bentuk dari produksi tersier.

Distribusi
Yang dimaksud dengan distribusi adalah suatu aktivitas memindahkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Distribusi mencakup semua kegiatan pemindahan barang, baik itu yang dari pemasok ke perusahaan, atau pemindahan barang yang ada di bagian penyimpanan barang, pengepakan, sampai ke pemakai akhir. Sistem distribusi ada dua macam yaitu distribusi langsung dan tidak langsung. Distribusi langsung sangatlah efektif dan efisien. Misalnya Para petani menjual barangnya ke ibu rumah tangga. Tapi zaman sekarang ini banyak yang menggunakan distribusi yang tidak langsung. Misalnya perusahaan mendistribusikan barangnya melalui pedagang – pedagang besar dan pengecer untuk di salurkan ke konsumen. DIstribusi berguna untuk memperluas jaringan pasar dan mempermudah konsumen pada saat membutuhkan barang.


Konsumsi
Konsumsi adalah kegiatan penggunaan barang & jasa yang dibutuhkan oleh konsumen. Tuntutan yang harus di hadapai perusahaan yaitu harus selalu menjaga banyaknya permintaan pasar terhadap barang dan jasa yang dihasilkannya. Untuk itu banyak sekali tindakan – tindakan yang dilakukan perusahaan misalnya menjaga kwalitas produk, mengadakan inovasi atau perubahan, mengadan promosi dan lain. Selain itu perusahaan harus tahu faktor – faktor apa saja yang bisa meningkatkan konsumsi masyarakat. Misalnya tergantung faktor umur. Barang apa saja yang disukai anak – anak, remaja dan orang dewasa.Biasanya anak – anak ditawarkan dengan pakain dan mainan. Remaja seusia sekolah membutuhkan peralatan sekolah, buku, peralatan olah raga. Orang dewasa membutuhkan fasilitas kesehatan.



Macam-macam Sistem Ekonomi
        Secara toritis, pengertian sistem ekonomi dapat dikatakan sebagai perpaduan dari aturan–aturan atau cara–cara yang menjadi satu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian.  sistem ekonomi juga dapat diartikan sebagai seperangkat mekanisme dan institusi untuk menjawab pertanyaan apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi.
      Sistem ekonomi sebagai solusi dari permasalahan ekonomi yang terjadi dapat dibedakan menjadi 4 macam, yaitu :

Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)
sistem ekonomi Komando (Terpusat)
Sistem Ekonomi Campuran

1. Sistem Ekonomi Tradisional

Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja.

Ciri dari sistem ekonomi tradisional adalah :

-Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan bersifat sederhana
-Hanya sedikit menggunakan modal
-Pertukaran dilakukan dengan sistem barter (barang dengan barang)
-Belum mengenal pembagian kerja
-Masih terikat tradisi
-Tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran

2. Sistem Ekonomi Pasar (Liberal/Bebas)

            Sistem ekonomi pasar adalah suatu sistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulai dari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Sistem ini sesuai dengan ajaran dari Adam Smith, dalam bukunya An Inquiry Into the Nature and Causes of the Wealth of Nations.

Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :

-Setiap orang bebas memiliki barang, termasuk barang modal
-Setiap orang bebas menggunakan barang dan jasa yang dimilikinya
-Aktivitas ekonomi ditujukan untuk memperoleh laba
-Semua aktivitas ekonomi dilaksanakan oleh masyarakat (Swasta)
-Pemerintah tidak melakukan intervensi dalam pasar
-Persaingan dilakukan secara bebas
-Peranan modal sangat vital

3. Sistem Ekonomi Komando (Terpusat)

Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi dimana peran pemerintah sangat dominan dan berpengaruh dalam mengendalikan perekonomian. Pada sistem ini pemerintah menentukan barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode bagaimana barang tersebut diproduksi, serta untuk siapa barang tersebut diproduksi.

Ciri dari sistem ekonomi pasar adalah :

-Semua alat dan sumber-sumber daya dikuasai pemerintah
-Hak milik perorangan tidak diakui
-Tidak ada individu atau kelompok yang dapat berusaha dengan bebas dalam -kegiatan perekonomian
-Kebijakan perekonomian diatur sepenuhnya oleh pemerintah

4. Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran merupakan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat, dimana pemerintah dan swasta saling berinteraksi dalam memecahkan masalah ekonomi.

Ciri dari sistem ekonomi campuran adalah :

-Merupakan gabungan dari sistem ekonomi pasar dan terpusat
-Barang modal dan sumber daya yang vital dikuasai oleh pemerintah
-Pemerintah dapat melakukan intervensi dengan membuat peraturan, - menetapkan kebijakan fiskal, moneter, membantu dan mengawasi kegiatan swasta.
-Peran pemerintah dan sektor swasta berimbang
-Penerapan sistem ekonomi campuran akan mengurangi berbagai kelemahan dari sistem ekonomi pasar dan komando dan ditujukan untuk meningkatkan -kesejahteraan rakyat

Produksi
Produksi adalah segala kegiatan yang menambah nilai guna suatu barang untuk kebutuhan manusia. Produksi di kategorikan menjadi tiga macam yaitu : produksi primer, sekunder dan tersier.
Produksi Primer
Adalah kegiatan / proses menghasilkan bahan – bahan baku atau bahan mentah dengan cara mengambilnya langsung dari alam. Di bidang pertambangan manusia mengambil biji besi, timah tembaga, emas, perak, aluminium, dan mineral – mineral lain untuk dijadikan bahan baku industri. Di indonesia banyak sekali perusahaan – perusahaan pertambangan. Contohnya tambang timah yang ada di Bangka dan Belitung, tambang tembaga yang ada di tembagapura, tambang emas dan batubara yang ada di kalimantan dan masih banyak lagi pertambangan yang lain. Para nelayan mengambil ikan langsung dari laut atau manusia mengambil ikan yang ada di sungai dan danau. Ada yang mengambil langsung hasil hutan misal kayu, buah – buahan, sagu, kelapa, dan bahan makanan lain tanpa harus menanam dulu.
Produksi Sekunder
Produksi sekunder adalah kegiatan yang dilakukan untuk memproses bahan mentah / bahan baku menjadi bahan setengah jadi.Misalnya biji besi diolah menjadi profil – profil besi atau menjadi lembaran – lembaran baja. Benang diolah menjadi kain. Selain itu produksi sekunder juga mencakup produksi perakitan. Misalnya di Batam ada industri perakitan alat – alat elektronika, seperti handphone dirakit dari komponen – komponen setengah jadi yaitu LCD, board, casing, baterai, charge, dll. Negara – negara yang sudah maju banyak sekali industri – industri sekunder, karena tidak mempunyai kekayaan alam seperti di negara indonesia. Mereka mengimpor bahan – bahan baku dari negara lain.
Produksi Tersier
Produksi tersier adalah pendukung atau penunjang produksi primer dan sekunder dalam aktivitasnya. Misalnya perusahaan transportasi mengangkut barang – barang yang dihasilkan produksi sekunder untuk disalurkan ke cabang – .cabang di seluruh wilayah indonesia bahkan untuk diekspor. Pedagang – pedagang besar atau agen – agen yang mempunyai peran mendistribusikan barang ke pengecer dan juga sampai ke pemakai akhir yaitu konsumen. Contoh lain produksi tersier yaitu telekomunikasi, real estate, perbankan, asuransi, keuangan, hotel dan restoran. Dan juga termasuk tenaga – tenaga ahli yang profesional seperti guru, dokter, bidan, pengacara, seniman, adalah bentuk dari produksi tersier.

Distribusi
Yang dimaksud dengan distribusi adalah suatu aktivitas memindahkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen. Distribusi mencakup semua kegiatan pemindahan barang, baik itu yang dari pemasok ke perusahaan, atau pemindahan barang yang ada di bagian penyimpanan barang, pengepakan, sampai ke pemakai akhir. Sistem distribusi ada dua macam yaitu distribusi langsung dan tidak langsung. Distribusi langsung sangatlah efektif dan efisien. Misalnya Para petani menjual barangnya ke ibu rumah tangga. Tapi zaman sekarang ini banyak yang menggunakan distribusi yang tidak langsung. Misalnya perusahaan mendistribusikan barangnya melalui pedagang – pedagang besar dan pengecer untuk di salurkan ke konsumen. DIstribusi berguna untuk memperluas jaringan pasar dan mempermudah konsumen pada saat membutuhkan barang.


Konsumsi
Konsumsi adalah kegiatan penggunaan barang & jasa yang dibutuhkan oleh konsumen. Tuntutan yang harus di hadapai perusahaan yaitu harus selalu menjaga banyaknya permintaan pasar terhadap barang dan jasa yang dihasilkannya. Untuk itu banyak sekali tindakan – tindakan yang dilakukan perusahaan misalnya menjaga kwalitas produk, mengadakan inovasi atau perubahan, mengadan promosi dan lain. Selain itu perusahaan harus tahu faktor – faktor apa saja yang bisa meningkatkan konsumsi masyarakat. Misalnya tergantung faktor umur. Barang apa saja yang disukai anak – anak, remaja dan orang dewasa.Biasanya anak – anak ditawarkan dengan pakain dan mainan. Remaja seusia sekolah membutuhkan peralatan sekolah, buku, peralatan olah raga. Orang dewasa membutuhkan fasilitas kesehatan.



TUJUAN KEBIJAKAN BISNIS

Tujuan kebijakan bisnis ada 4, yaitu :
1.      Melindugi usaha kecil dan menengah
Kebijakan bisnis di buat untuk melindungi usaha kecil dan menengah, karena mayoritas bisnis di Negara Kita ini di dominasi oleh usaha-usaha menengah ke atas. Kebijakan ini berguna untuk mencegah usaha kecil tersingkir dan tidak mempunyai lahan atau wilayah berusaha. Padahal justru usaha kecil ini yang perlu dikembangkan sehingga bisa menjadi lebih besar dan mempunyai daya saing.
2.      Melindungi lingkungan hidup sekitarnya
Melakukan bisnis atau usaha di Negara Kita ini memilik aturan, dan itu diharuskan. Aturan tersebut antara lain adalah tujuannya untuk tidak merusak atau memberi dampak negatif kepada lingkungan hidup sekitar wilayah tempat usaha tersebut. Tidak dibanarkan jika membuang limbah ke tempat yang di manfaatkan oleh penduduk sekitar, seperti sungai. Dengan adanya kebijakan ini, maka para pebisnis juga akan meminimalisaiskan dampak negatif yang nantinya akan berimbas kepada penduduk dan lingkungan hidup sekitarnya.
3.      Melindungi konsumen
Bisnis yang baik adalah usaha bisnis yang mementingkan pelayanan kepada konsumen. Konsumen adalah raja yang perlu dilindungi. Konsumen jangan sampai dirugikan atau dikecewakan oleh karena mengkonsumsi barang atau jasa yang diproduksi dari para pebisnis tersebut. Segala yang diberikan kepada konsumen haruslah yang terbaik dan pelayanannyapun harus prima. Jikakonsumen merasa dilindungi dan mendapatkan yang terbaik dari para pebisnis tersebut, konsumen tidak segan-segan bekerja sama kembali.
4.      Pendapatan Pemerintah
Banyaknya bisnis yang beroperasi di Negara Kita ini tentunya juga memberikan keuntungan bagi Negara Kita juga. Bisnis yang beroperasi memiliki kewajiban untuk membayar pajak kepada pemerintah. Inilah yang sering Kita sebut dengan devisa. Semakin banyak untung/laba yang diperoleh suatu usaha bisnis, semakin besar pula Ia harus membayar pajak Negara demikian sebaliknya. Devisa yang diperoleh tersebut digunakan lagi oleh pemerintah untuk melakuka pembangunan di tiap-tiap wilayah di Negara Kita ini. Namun, sering teerjadi penyelewengan terhadap uang yang seharusnya menjadi hak rakyat ini (korupsi)


Kesempatan Bisnis atau Usaha
Dalam berusaha Kita dapat menggunakan beberapa cara tetapi tidak ada jaminan usaha Kita akan berhasil. dalam melakukan suatu usaha Kita harus berani mengambil resiko. Beberapa cara itu adalah :
1.      Penuhi kebutuhan konsumen
2.      Jual keunikan dan keterampilan
3.      Duplikasi usaha lain
4.      Beri Fasilitas Tambahan
5.      Buka usaha bersama , dan lain-lain


Unsur-unsur Penting dalam Aktivitas Ekonomi
Aktifitas ekonomi memerlukan 3 unsur yaitu:
1.      Keinginan manusia
2.      Faktor-faktor produksi
3.      Cara-cara berproduksi( Techniques of production) 

Hakikat Bisnis
Hakikat Bisnis adalah Kebutuhan Manusia yang berupa barang dan jasa yang harus terpenuhi kebutuhannya dengan usaha mendapatkan alat pembayarannya yaitu uang atau tukar-menukar barang (barter) yang saling menguntungkan antar kedua belah pihak.

MENGAPA BELAJAR BISNIS?
Peranan bisnis sangatlah penting dalam kehidupan masyarakat, karena melalui kegiatan bisnis suatu perusahaan akan dapat memenuhi setiap kebutuhan dari masyarakat konsumen yang beraneka ragam, sehingga konsumen merasa terpuaskan.Setiap perusahaan yang berkinerja baik dan mampu memberikan layanan yang memuaskanbagi konsumennya.
Bisnis membuka sebuah lapangan kerja baru untuk masyarakat sekitar, kita akan jadi lebih berwibawa dalam mengemban tugas hidup di dunia.
Selain itu, untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik bagi semua orang - menciptakan kekayaan dan kesejahteraan, kemakmuran dan pilihan pekerjaan. Dengan adanya bisnis ini kita akan mendapatkan beberapa keuntungan yang tidak akan pernah kita duga-duga, kita juga akan lebih banyak dikenal orang, mendapatkan wawasan yang luas dan kita bisa belajar dengan orang-orang yang telah sukses sebelum kita.Sumber

Sumber :

















Jumat, 19 Oktober 2012

Profil Perusahaan

PROFILE PERUSAHAAN


Tentang perusahaan
Max-Prime Enterprise resmi berdiri sejak tahun 2010. Pada saat didirikan, perusahaan ini langsung fokus menjadi konsultan teknologi informasi dan solusi bagi berbagai masalah seputar multimedia aplikasi. Max-Prime Enterprise berdiri sebagai perusahaan swasta yang resmi terdaftar sebagai konsultan IT yang  juga siap menjadi penyedia program aplikasi  berbasis desktop aplikasi, multimedia animasi, website development dan juga sebagai penyedia jasa training komputer dari dasar hingga profesional dan bidang usaha lainnya yang masih dalam ruang lingkup informasi teknologi, kesiapan dalam melayani konsumen selalu didasari oleh keprofesionalan kerja dan tenaga ahli sehingga akan menjadi perusahaan yang cocok dalam pengembangan teknologi komputer software di kalangan pendidikan, perdagangan umum, pertokoan juga kepemerintahan. Kemajuan zaman yang makin hari semakin berkembang pesat baik dalam bidang industri maupun dalam bidang  teknologi informasi telah mendorong kami  untuk ikut memeriahkan kemajuan zaman ini dengan menciptakan software /  aplikasi yang dapat mendukung kemajuan teknologi yang kian pesatnya,  dengan harapan software-software yang kami ciptakan tersebut bisa  membantu berbagai pekerjaan manual menjadi terotomatisasi secara baik,  perusahaan kami akan senantiasa melakukan terobosan-terobosan terbaru dalam menciptakan sebuah system yang sangat handal.
Tim kami mendedikasikan diri untuk selalu memberikan yang terbaik baik dari segi kualitas, kepuasan maupun kepercayaan pelanggan.

Senantiasa berjuang agar produk yang dihasilkan sempurna, mudah digunakan, memiliki kinerja yang efektif serta mampu menjadi solusi pada setiap sistem yang terkait di bidang usaha anda.

Berkomitmen untuk menyediakan solusi yang profesional, efektif dan terfokus dalam setiap interaksi kepada setiap pelanggan.


Motto perusahaan

More Than Just A Solution
Perusahaan Max-Prime Enterprise menawarkan sesuatu yang lebih dari sekedar solusi, yaitu bukti nyata yang mampu menjawab semua persoalan yang ada di perusahan, intansi, pendidikan, pertokoan, perhotelan, rumah makan, pemerintahan dan kemasyarakatan juga semua persoalan di berbagai lapisan elemen lainnya di bidang Information Technologi, multimedia software, consultan IT, dan segala hal yang menyangkut komputer dan kinerja manusianya.
Max-Prime Enterprise berani menawarkan hal yang lebih dari sekedar solusi karena kami memiliki profesional-profesional IT yang memiliki keahlian khusus ditiap bidangnya, sehingga setiap permasalahan yang ada jika tidak bisa diselesaikan oleh satu divisi maka divisi lain bisa menyelesaikannya, di samping itu juga Max-Prime Enterprise memiliki berbagai macam programmer handal yang menguasai berbagai bahasa pemrograman, kuat dalam analisis dan powerful dalam memaintenance databases.
Max-Prime Enterprise adalah solusi cerdas yang memberikan bukti nyata bagi setiap permasalahan IT.


Visi :
Menjadi perusahaan perangkat lunak berbasis desktop, web dan multimedia animasi yang berkualitas, maju dan profesional.

Misi :
Mengembangkan teknologi informasi secara terencana dan terukur.
Mengembangkan perangkat lunak berbasis multimedia animasi.
Pemanfaatan internet secara maksimal sebagai upaya penumbuhan jaringan kerja.



Bidang Usaha :
Sebagai sebuah perusahaan yang profesional kami bergerak dalam berbagai bidang usaha IT yang diantaranya sebagai berikut :
1.
IT Consultan and Multimedia Solutions
2.
Multimedia Application Development With Animation Base
3.
Multimedia Education Development
4.
Multimedia Tutorial Development
5.
Multimedia Event Profile
6.
Multimedia Company Profile
7.
Multimedia City Profile
8.
Desktop Application Development
9.
Website Development (Static/Dynamic/Flash Base)
10.
Database Maintenance
11.
Networking And Internet
12.
Computer And Spare Part
13.
Hardware supplying / Pengadaan Perangkat Keras (PC)
14.
New Information System Solution
15.
Computer Training
Selain bergerak dibidang bisnis perusahaan kami juga mendedikasikan diri pada dunia pendidikan sebagai salah satu keperdulian terhadap masa depan intelektual anak bangsa dengan mengadakan berbagai seminar, pelatihan khusus, juga kerja sama dalam peningkatan mutu pembelajaran dengan sekolah-sekolah.


Staff Management

Direktur
:
U. Jeni Ahmad Yani, S.T
Wakil Direktur
:
Rahmat Budi Permana, A.Md
Manager Administrasi
:
Eki Naufal Fauzi
Manager Pemasaran
:
Deri Mulyana, S.T
Staff Pemasaran (Bandung)
:
Irwan Ruswandi
Manager Produksi
:
Saeful Handy Arifin, S.T
Manager Kreatif
:
Imas Masruroh, S.T
Manager Keuangan
:
Riki Setiawan, S.T
Manager Operasional
:
Anggi Aliz, A.Md
Manager Office
:
Widdy Jatnika, S.Pd
General Staff
:
Freelance Type